Sabtu, 07 April 2012

"GADIS itu AKU"

Di pojok ruangan ber cat biru
Tampak seorang gadis termenung
Pandangannya kosong,
Seoalah pikirannya menerawang kemana-mana
Tak tau putih, hitam atau bahkan itu terlihat abu-abu
Yang tak tau pasti kemana harapan dan tujuannya
Aku benar-benar asing melihat gadis itu
Tapi ada sesuatu, semacam sugesti
Yang mendorongku ingin mengenalnya
Semakin ku cermati, aq benar-benar tak mengenalnya
Kupadangi dirinya,  kulihat dia
Ku cermati dia dari ujung rambut hingga ujung  kakinya
Pelahan ku mulai melihat matanya,
Semakin lama aku menatapnya,
Semakin aku masuk dalam dunia nya.
Aku merasakan apa yang sedang ia lamunkan
Aku melihat gambaran-gambaran yang sedang ia pikirkan
Semakin lama, aku ikut dalam arus imajinasinya
Aku tak tau mengapa aq masuk dalam nya
Ku rasakan rasa kosong dalam rasanya
Ku rasakan kehampaan dalam dirinya
Ingin ku bangunkan ia dalam lamunan panjangnya
Dalam  sudut ruangan itu
Ingin ku beri semangat, agar ia bisa cerita pada ku apa yang ia rasakan
Berbagilah, karna aku tak ingin melihat gadis itu merasakan nya sendiri
Bahkan aku tak melihat satu orang pun ada di sekelilingnya
Tak ada satu orang pun yang datang dan bertanya, “masalah apa yang ada padamu?”
Siapa sebenarnya gadis itu?? Kami saling bertatapan
Dia menatapku keheranan, seolah ada arti dalam matanya
Aku melihat matanya, ada sesuatu yang ingin ia katakan
Banyak beban yang ingin ia bagikan
Matanya sungguh menunjukkan bahwa ia membutuhkan seseorang untuk mendukungnya
Memberi semangat dalam hari-harinya
Aku menunggu sampai ia mengeluarkan suara
Dan mengungkapkan semua yang ingin ia ungkapkan
Lama ku menunggu, tak ada satu katapun yang ia katakan
Hanya ada satu arti dalam tatapan matanya
Tak tau entah kenapa, tntuk aku berbicara dan bertanya apa yang bisa aku bantu
Itupun susah untuk aku lakukan
Ada rasa yang membuatku menahan kata-kata itu keluar dari mulutku
Perlahan-lahan ku coba mengartikan tatapan matanya
Ku rasakan matanya berbicara kepada ku
Ia tak tau kemana ia akan berjalan
Hanya ada abu-abu yang menghiasi hari-harinya
Dia butuh kepastian.
Ia ingin mengubah abu-abu itu menjadi putih atau hitam
Yang  jelas menurutnya bukan abu-abu yang ia harapkan
Dan perlahan-lahan aku menyadari
Aku begitu mengenal gadis itu
Bahkan aku sangat mengenalnya
ternyata,
Gadis itu adalah AKU.


by My best friend Aiu Kusuma
on Saturday, April 7, 2012 at 11:06am 



0 komentar: